Cara Membuat Daftar Web yang Bisa Diakses Tanpa Harus Login Hotspot

Jika kita menggunakan sistem WiFi Hotspot Mikrotik, semua user yang konek ke WiFi Hotspot tidak bisa mengakses apapun kecuali halaman login hotspot itu sendiri. Setelah user login barulah ia bisa bebas mengakses berbagai website.

Kemudian muncul pertanyaan, Apakah user hotspot yang belum login bisa mengakses situs/web yang kita tentukan? Maksudnya user tidak perlu login hotspot terlebih dahulu untuk bisa mengakses web tertentu. Jawabannya tentu saja Bisa. 

Fitur ini sudah tersedia di Sistem Hotspot Mikrotik, kita tinggal memanfaatkannya saja. Fitur ini bernama Walled Garden. Dengan menggunakan Walled Garden ini kita bisa mem-bypass proses autentikasi login hotspot untuk bisa mengakses situs tertentu.


1. Masuk ke menu IP --> Hotspot --> Tab Walled Garden --> Tambahkan rule nya --> Isikan Dst Host dengan alamat web yang ingin di bypass --> Pilih Action allow --> OK


2. Kita bisa gunakan simbol wild card pada kolom Dst. Host nya. Misal kita gunakan simbol '*' untuk menggantikan .com. Disini saya lakukan karena blog Mikrotik Indo bisa diakses melalui berbagain macam domain selain .com (misal : .co.id, .au, .de, .mx, dll) Jadi semua karakter setelah . [dot] akan diterima dan di bypass. Sehingga tidak perlu membuat rule satu per satu untuk . [dot] yang lainnya.

3. Selain itu kita juga bisa menambahkan karakter pada Regular Expression (Regex) lainnya pada Walled Garden ini.

4. Setelah itu bisa langsung kita coba akses ke halaman login hotspot nya. Contoh nya saya buat seperti ini : 


5. Maka setelah link web nya di klik maka user akan langsung bisa mengakses web tersebut.


Demikianlah Tutorial Cara Mem-bypass Akses Web pada Halaman Login Hotspot Mikrotik.
Semoga Bermanfaat :)

Cara Mengganti Alamat IP Login Hotspot Mikrotik menjadi Domain

Pada Hotspot Mikrotik, user yang konek ke WiFi Hotspot akan diarahkan ke halaman login Mikrotik. Alamat dari halaman login mikrotik ini biasanya berupa IP Address dari interface wlan nya mikrotik yang digunakan sebagai Hotspot Server. 


Alamat IP Halaman Login Mikrotik bisa kita ganti dengan Alamat Domain (DNS Name) sesuai dengan keinginan kita. 

Bagaimana Cara Mengganti Alamat IP Login Hotspot Mikrotik menjadi Domain? Mudah saja, silakan simak Tutorial Mikrotik Indonesia berikut ini :

1. Jika Anda baru akan membuat Hotspot Server, pada saat awal membuat hotspot melalui Hotspot Setup Wizard (Baca step 10 pada : Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik), isi kan DNS Name pada Step DNS name of local hotspot server. Silakan diisi dengan nama domain sesuai keinginan Anda.


2. Namun jika ternyata Anda sudah terlanjur membuat Hotspot Server nya, Anda tetap bisa mengisi Nama Domain nya melalui Winbox pada menu IP --> Hotspot --> Masuk tab Server Profile --> Pilih profile hotspot yang digunakan (Misal : hsprof1) --> Pada tab General dan Kolom DNS Name isikan nama Domain nya --> Apply --> OK


3. Kemudian kita lihat Hasilnya.


Semoga Bermanfaat :)

Cara Membuat Redirect Login Hotspot Mikrotik ke Web Tertentu Setelah User Login

Setelah berhasil membuat WiFi Hotspot Mikrotik, user yang berhasil login melalui halaman login Mikrotik tersebut akan disuguhkan dengan halaman kosong berupa tulisan :
You are logged in
If nothing happens, click here
Setelah itu user akan di arahkan (redirect) ke web tertentu. Nah, kita bisa merubah alamat web yang menjadi tujuan redirect hotspot mikrotik. Selain itu kalimat login di atas juga bisa kita rubah.

Bagaimana Cara Membuat Mikrotik Hotspot Redirect ke Web Tertentu Setelah User Login?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silakan simak Tutorial Mikrotik Indonesia berikut ini :

1. Pastikan Anda sudah berhasil Membuat Hotspot Mikrotik.


3. Pada file Halaman Hotspot Mikrotik, edit file alogin.html (bisa edit pakai notepad++)


4. Untuk mengedit link web redirect nya, silakan perhatikan pada script ini :
<!--
    function startClock() {
        $(if popup == 'true')
        open('$(link-status)', 'hotspot_status', 'toolbar=0,location=0,directories=0,status=0,menubars=0,resizable=1,width=290,height=200');
    $(endif)
    location.href = '$(link-redirect)';
    }
//-->
Ganti variable $(link-redirect) dengan link web yang Anda inginkan. 
misal : http://mikrotikindo.blogspot.com


5. Untuk mengganti kalimat login redirect nya, silakan perhatikan pada script ini :
 You are logged in
    <br><br>
    If nothing happens, click <a href="$(link-redirect)">here</a></td>
Silakan Anda ganti kalimat yang berwarna merah sesuai keinginan Anda.

6. Contoh hasil edit nya seperti gambar berikut :


7. Save hasil edit tersebut, kemudian upload file alogin.html nya ke folder hotspot pada Mikrotik.

8. Sekarang kita coba scriptnya. Login ke Hotspot Mikrotik.


9. Hasilnya adalah seperti ini :


10. kemudian user akan di-redirect ke website yang sudah kita tentukan.


Gimana? Gampang kan? Silakan edit sendiri halaman login hotspot Mikrotik nya sesuai selera untuk membuat mikrotik hotspot redirect.
Oke, Semoga bermanfaat :)

Ikuti Mikrotik User Meeting (MUM) Indonesia - Oktober 2016

Seperti biasa setiap tahunnya diadakan Mikrotik User Meeting (MUM) tidak terkecuali di Indonesia. Untuk tahun 2016 ini akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 13 - 14 Oktober 2016 tepatnya di Hotel Holiday Inn Jakarta Kemayoran.


Pada gelaran MUM sebelumnya, yakni pada 9 - 10 Oktober 2015 di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, tercatat menjadi MUM dengan peserta terbanyak di Dunia yakni mencapai 2500 peserta yang hadir pada MUM Jogja 2015.

Untuk bisa mengikuti acara ini anda bisa daftar disini via Mikrotik Indonesia dan ketika hadir nantinya langsung dapat Lisensi RouterOS Level 4. Adapun materi yang akan dibawakan pada MUM kali ini adalah :
  • Jaringan Wireless
  • Otentikasi Pengguna dan Accounting
  • Routing Dinamis
  • Desain Jaringan
  • Manajemen Bandwith dan QoS
  • Keamanan
  • Monitoring Jaringan
  • Sistem Administrasi dan Jaringan, dan sebagainya
Selain itu, anda yang ingin menjadi pembicara di MUM kali ini bisa juga mendaftarkan diri. Sampai artikel ini ditulis masih ada space yang tersisa. Cara bagaimana menjadi pembicara bisa dilihat disini. Untuk bisa menonton hasil MUM pada tahun-tahun sebelumnya atau MUM yang diselenggarakan di negara lain bisa dilihat disini.

Sekilas info, Admin Blog MikrotikIndo ini juga ikut menyumbangkan presentasi di MUM ID 2016 ini loh. Tepatnya pada hari Jum'at, 14 Oktober 2016 pada pukul 14.30 WIB dengan Judul :

SMS Notification Integration for The Dude Network Monitoring System

How to integrate The Dude Network Monitoring System with SMS Notification. When monitored devices change their status (up/down), SMS will sent to inform devices status.

Berikut sedikit preview dari Slide Presentasi yang akan mimin bawakan nanti :





Bagi yang berminat hadir dipersilakan, banyak ilmu yang akan Anda dapatkan disini, dan yang pastinya GRATIS.

Oke, See you in Jakarta ;)

Cara Membuat Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunnel

Bagaimana cara membuat WiFi Hotspot Mikrotik dimana Access Point (AP) nya tidak terhubung langsung ke Server Hotspot Mikrotik nya? Pertanyaan tersebut yang muncul di benak saya ketika hendak mengimplementasikan sistem WiFi Hotspot Mikrotik dimana AP nya bertebaran dimana-mana, dengan lokasi yang berbeda (beda gedung dan beda ruangan). Selain itu yang lebih menyulitkan adalah semua AP tidak ada yang terhubung langsung ke eth nya Mikrotik yang dijadikan Hotspot Server.

Seperti yang kita tahu, jika ingin membuat Sistem Wireless Hotspot menggunakan Mikrotik, Access Point harus terhubung langsung ke interface Server Hotspot, agar bisa di bridge dengan interface lain jika ingin menggunakan lebih dari satu AP. Tetapi pada kasus yang saya alami sepertinya tidak bisa diterapkan, karena AP berada di bawah Switch dan Router lain nya, sehingga ada beberapa hop untuk sampai ke server hotspot.

Namun jangan khawatir, karena permasalahan tersebut masih bisa diakali. Caranya dengan menggunakan Ethernet over Internet Protocol (EoIP) Tunneling.
Apa itu EoIP Tunneling? Silakan baca penjelasannya disini : Membangun Tunnel dengan EoIP di Mikrotik.

Jadi konsepnya adalah dengan membuat interface EoIP pada Hotspot Server sebanyak jumlah AP nya. Jika ada 5 AP maka kita buat 5 interface EoIP pada Hotspot Server. Pada masing-masing AP juga dibuat satu interface EoIP yang mengarah ke Server Hotspot. Sehingga akan terjadi komunikasi point-to-point antara hotspot server dengan semua AP. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut :



Tapi tunggu dulu, EoIP merupakan MikroTik Proprietary (kepemilikan) artinya protocol ini hanya dapat berjalan/support pada Mikrotik RouterOS saja dan beberapa jenis linux. Jika AP yang Anda gunakan bukan Mikrotik, maka AP Anda tidak bisa membuat interface EoIP ini. 

Jadi, jika AP Anda misalnya menggunakan TP-Link, Dlink, dll maka interface EoIP dibuat pada Router Mikrotik sebelum AP itu, yang terhubung langsung dengan nya. Seperti pada contoh di Lantai 1 pada Gambar di atas. Kemudian AP tersebut mode nya dibuat Wireless AP Bridge, dan pada Mikrotik nya EoIP dan Interface eth yang ke AP di bridge.

Oke, sudah cukup dongeng sebelum tidur nya. Udah mulai ngantuk kan?? hehe..
Sekarang kita langsung coba buat Konfigurasi Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunnel.

Sebelum mulai, pastikan semua AP dan Mikrotik yang akan dibuat EoIP Tunnel sudah bisa komunikasi dua arah. Artinya konfigurasi IP dan Routing nya sudah beres. Karena jika tidak, tunnel EoIP tidak akan terbentuk.

1. Buat Interface EoIP sejumlah AP yang digunakan. Buka Winbox, Masuk ke Menu Interface --> Masuk Tab EoIP --> Add EoIP
Disini yang perlu diperhatikan adalah pada kolom Remote Addres dan Tunnel ID.
- Remote Address : diisi IP Address AP
- Tunnel ID : ID unik untuk AP tersebut. Tiap AP Berbeda ID.


 2. Buat interface EoIP di sisi AP menuju ke Server. Caranya sama seperti di atas. Dengan Remote Address IP dari Server dan Tunnel ID sama dengan yang dipakai di Server.


3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk semua AP yang digunakan.

4. Pada masing-masing AP / Mikrotik, buat bridge dan masukan interface EoIP dan Wlan nya.



4. Pada Server Hotspot, Buat Interface Bridge dan beri IP Address.

5. Masukkan Semua Interface EoIP ke port Bridge yang dibuat sebelumnya.


6. Buat Hotspot Server pada menu IP --> Hotspot --> Hotspot Setup --> Pilih interface Bridge yang digunakan sebagai interface hotspot. Untuk panduan langkah-langkah cara membuat hotspot silakan baca disini : Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik

7. Sampai disini, silakan coba konek ke AP, harusnya halaman login hotspot sudah muncul. Jika Belum silakan cek kembali konfigurasi Anda.

8. Setelah ini Anda bisa ganti halaman Login Hotspot nya, seperti pada artikel berikut : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

9. Anda juga bisa memadukan hotspot dengan User Manager Mikrotik untuk manajemen user nya. Baca Tutorial nya disini : Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik

10. Jika Anda ingin membuat WiFi Sistem Roaming dengan 1 SSID, bisa diset pada semua AP untuk menggunakan 1 SSID dan Frequensi yang sama.

Demikianlah Tutorial Cara Membuat Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunneling. Semoga bermanfaat :)

 

Copyright @ 2015