Cara Setting Mikrotik Bridge Indihome Speedy

Melakukan dial PPPoE Indihome dan Speedy di Mikrotik memiliki kelebihan tersendiri dari dial langsung dari modem nya telkom. Seperti yang kita ketahui bersama, jika kita langganan internet dari Telkom baik Speedy maupun Indihome, kita akan dikasih modem dengan merk Huawei, TP-Link, atau ZTE untuk dial koneksi PPPoE Client (Point-to-Point Protocol over Ethernet). Beberapa manfaat dial pppoe indihome dan speedy di Mikrotik yaitu bisa menambahkan firewall sehingga lebih aman dari hacker dan serangan net cut, Mikrotik bisa di remote via Internet, Manajemen user dan koneksi jadi lebih mudah dan banyak fitur lainnya yang bisa kita gunakan di Mikrotik.

Pada Tutorial Mikrotik kali ini saya contohkan menggunakan modem indihome GPON ZTE F660 atau F609, dan Modem GPON Huawei HG8245A. Jadi sebelum kita setting mikrotik nya, kita harus setting modem nya dulu supaya bisa bridge dengan Mikrotik.

Cara Setting Bridge Modem Indihome ZTE F660 dan F609


1. Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa Modem GPON ZTE F660 dan F609 indihome ini default nya tidak bisa diseting bridge karena belum ada konfigurasi di sisi Optical Network Terminal (ONT) nya. Untuk setting bridge modem nya harus koordinasi dengan pihak Telkom, agar teknisi nya melakukan konfigurasi bridge pada Optical Line Terminal (OLT).

2. Jika sudah di setting bridge, kita tinggal cek ada di port mana bridge nya. Caranya dengan mengkoneksikan ke laptop/PC dan coba dial PPPoE nya dari laptop/PC. Port yang bisa digunakan untuk dial itulah yang sudah diset Bridge. 

3. Selanjutnya, matikan DHCP Server pada port bridge tersebut supaya bisa dilakukan dial di Router Mikrotik nya. Masuk ke menu Network - LAN - DHCP port service, berikan tanda centang pada LAN yang dikonfigurasi sebagai bridge --> klik Submit.


4. Sekarang Modem Indihome GPON ZTE ZTE F660 atau F609 sudah bridge dan bisa dial PPPoE di Mikrotik.


Cara Setting Bridge Modem Indihome Huawei HG8245A


1. Setting bridge Modem Indihome Huawei HG8245A lebih mudah dari ZTE F660, karena tidak perlu bantuan setting dari pihak telkom di sisi OLT. Kita bisa langsung setting di sisi ONT langsung di modem nya.

2. Login ke modem Indihome Huawei HG8245A, bisa dengan 
Username : telecomadmin 
Password : admintelecom



3. Masuk ke tab WAN --> Pilih INTERNET_B_xxx --> pada WAN mode Pilih Bridge WAN --> Pada opsi binding options pilih port LAN yang digunakan, misal LAN3 --> klik Apply --> Restart Modem nya.


4. Sampai disini kita sudah membuat bridge Modem GPON Huawei HG8245A Indihome pada port LAN3.

Nah, sekarang kita lanjut ke konfigurasi Mikrotik nya. Disini saya contohkan menggunakan Mikrotik RB951G-2HnD. Intinya setingannya sama saja untuk Mikrotik lainnya, jika Anda pakai RB750 atau yang lain juga tidak masalah.

Cara Setting Mikrotik Bridge Indihome Speedy 

1. Koneksikan Mikrotik dengan modem GPON Indihome nya menggunakan kabel LAN. Silakan colokkan di port 3 modem dan port berapapun di Mikrotik misal port 1. 

2. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox Mikrotik. Silakan Download Winbox Mikrotik dulu jika belum punya.

3. Tambahkan interface PPPoE Client, bisa melalui menu Interface ataupun PPP. Pada tab General, beri nama interface nya pada kolom Name -> Pilih Interface yang konek ke modem, misal ether 1


Masuk ke tab Dial Out : Masukkan username dan password indihome speedy nya di kolom User dan Password --> Klik OK


4. Buat rule Firewall NAT Masquerade. Masuk ke menu IP --> Firewall --> Masuk ke tab NAT --> tambahkan rule baru --> Chain pilih srcnat --> Out Interface pilih interface pppoe nya


Masuk ke tab Action, pada kolom Action pilih masquerade --> OK


5. Kemudian Setting DNS Mikrotik nya. Silakan baca disini : Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik

6. Setelah setting DNS nya, kita coba ping dari Terminal Mikrotik nya. Harusnya sudah bisa reply. 


7. Jika belum bisa, coba cek pppoe nya running ga, dan dia dapat IP address apa gak. Cek ke menu IP --> Address. Cek juga routing nya di IP --> Route, pastikan ada tabel routing ke 0.0.0.0/0 dan gateway nya IP gateway dari pppoe nya. 

8. Kita bisa tambahkan konfigurasi lainnya, seperti Bandwidth management, Firewall, atau buat Hotspot Mikrotik juga bisa. Silakan Anda kembangkan sendiri.

Cukup sekian dulu Tutorial Mikrotik tentang Cara Setting Bridge Modem Indihome ZTE F660 dan F609, Cara Setting Bridge Modem Indihome Huawei HG8245A, dan Cara Setting Mikrotik Bridge Indihome Speedy. Silakan Anda coba dan terapkan di Modem Indihome Speedy Anda.

Begini Arti Product Code pada RouterBoard Mikrotik

Kode Produk pada Mikrotik memiliki arti tersendiri. Kadang kita tidak paham mengenai apa maksud dari arti nama kode produk pada Mikrotik. Padahal Product Code Mikrotik ini sangat penting untuk diketahui jika kita ingin membeli perangkat Mikrotik.

Contoh Product Code Mikrotik RB750, RB751Ui-2HnD, RB951G-2HnD, RB912UAG - 2HPND, RB2011UiAS-IN, CCR1009-8G-1S-1S+, CRS226-24G-2S+RM, dll.

Cara Setting Mikrotik RB750
Mikrotik RouterBoard 750


Dari contoh kode produk mikrotik tersebut kita bisa mengetahui tipe, jenis, spesifikasi perangkat dan pemasangannya. Bagaimana cara mengetahui arti product code Mikrotik? Mari kita bahas bersama pada Tutorial Mikrotik kali ini.

Penamaan pada RouterBoard Mikrotik sudah distandarkan, dengan format sebagai berikut :
<board name> <board features>-<built-in wireless> <wireless card features>-<connector type>-<enclosure type>
atau
<nama board> <fitur board>-<wireless bawaan> <fitur wireless card>-<tipe konektor>-<tipe wadah/casing>
Berikut ini penjelasan masing-masing parameter :

Board Name (Nama Board)

Sebagai contoh :
RB750
RB = RouterBoard
7 = Menunjukkan nama seri (700 series)
5 = Menunjukkan jumlah interface kabel (ethernet, SFP, SFP+)
0 = Menunjukkan jumlah interface wireless (mini PCI)

Jadi maksud dari RB750 tersebut adalah, produk RouterBoard seri 700, yang memiliki 5 buat interface ethernet dan tidak punya interface wireless.

Board Features (Fitur Board)

Fitur board ini dituliskan langsung setelah nama board tanpa jeda spasi atau tanda strip. Berikut fitur board yang ada pada product kode Mikrotik :

  • U - USB
  • P - daya injeksi dengan kontroler (PoE out)
  • i - single injector port power tanpa kontroler (single PoE out)
  • A - lebih banyak memori (dan level lisensi biasanya lebih tinggi)
  • H - CPU lebih kuat
  • G - Gigabit (mungkin termasuk "U", "A", "H", jika tidak digunakan dengan "L")
  • L - Edisi light (ringan)
  • S - Port SFP
  • e - Ekstensi interface PCIe card
  • x <N> - di mana N adalah jumlah core CPU (x2, x16, x36 dll)
  • R - MiniPCI atau Slot MINIPCIe

Built-in Wireless (Wireless Bawaan)

Jika board Mikrotik nya sudah dibekali dengan interface wireless bawaan, berikut format penamaan nya :
<band><power_per_chain><protocol><number_of_chains>
atau
<band frekuensi><singkatan power_per_chain><nama protocol><nomor chain>
Berikut penjelasan masing-masing parameter nya :

band
  • 5 = 5Ghz
  • 2 = 2.4Ghz
  • 52 = dual band 5Ghz and 2.4Ghz

power per chain
  • (Kosong) = "Normal" - <23dBm at 6Mbps 802.11a; <24dBm at 6Mbps 802.11g
  • H = "High" - 23-24dBm at 6Mbps 802.11a; 24-27dBm at 6Mbps 802.11g
  • HP = "High Power" - 25-26dBm 6Mbps 802.11a; 28-29dBm at 6Mbps 802.11g
  • SHP = "Super High Power" - 27+dBm at 6Mbps 802.11a; 30+dBm at 6Mbps 802.11g

protocol
  • (kosong) = Card dengan standard 802.11a/b/g
  • n = Card support 802.11n
  • ac = Card support 802.11ac

number_of_chains
  • (kosong) = single chain
  • D = dual chain
  • T = triple chain

connector type
  • (kosong) = hanya satu opsi konektor saja
  • MMCX = untuk tipe konektor MMCX
  • u.FL = untuk tipe konektor u.FL

Enclosure Type (Tipe Wadah/Casing)

Berikut adalah penjelasan tipe wadah/casing pada kode produk Mikrotik :
  • BU = board unit (tanpa casing)
  • RM = rack-mount enclosure (Casing yang dikhususkan untuk di tempatkan pada rack dengan mounting)
  • IN - indoor enclosure (Casing yang digunakan untuk diletakkan di indoor tanpa rack mounting)
  • EM - extended memory (Kapasitas memori lebih besar)
  • LM - light memory (Kapasitas memori lebih kecil)
  • BE - black edition case (Casing dengan edisi spesial warna hitam)
  • TC - Tower (vertical) case (Casing jenis tower berdiri)
  • OUT - outdoor enclosure (Casing khusus untuk pemasangan di luar ruangan)

Gimana apa sudah pusing? Kalau pusing minum obat ya, hehe.. Oke, biar gak tambah pusing kita coba langsung praktekan untuk mengidentifikasi salah satu product code Mikrotik yang lumayan panjang yaitu RB912UAG-2HPnD.

Mikrotik RB912UAG-2HPnD
Mikrotik RouterBoard 912UAG-2HPnD

RB912UAG-2HPnD

RB = RouterBoard
912 =  Board Seri ke 9
912 = Memiliki 1 buah interface ethernet
912 = Memiliki 2 buah interface wireless (bawaan dan miniPCIe)
UAG = Memiliki USB Port
UAG = Memori lebih besar
UAG = Port ethernet nya jenis gigabit (10/100/1000)
2HPnD = Band 2,4 GHz
2HPnD = High Power
2HPnD = Card support 802.11n
2HPnD = Dual Chain 

Nah, sekarang udah paham kan gimana penamaan kode produk Mikrotik. Jadi nanti pas mau beli RouterBoard Mikrotik kita bisa tau berbagai macam informasi mengenai produk tersebut hanya dengan membaca nama produk nya saja. 

Lupa Password User Manager Mikrotik? Begini Cara Mengatasinya

Lupa username dan password user manager Mikrotik bisa jadi petaka bagi Anda yang mengelola Hotspot Mikrotik menggunakan User Manager sebagai manajemen user nya. Karena jika lupa password user manager Mikrotik, Anda tidak bisa merubah database user nya. Mikrotik User Manager akan memberikan respon pesan error mikrotik user manager "invalid user name or password" jika anda salah atau lupa user dan pass userman nya seperti gambar berikut :

User manager Mikrotik invalid user name or password


Hal yang perlu di ingat adalah username dan password user manager Mikrotik tidak selalu sama dengan user dan password untuk login ke Mikrotik nya, dan seringnya malah berbeda. Jadi pertanyaannya bagaimana cara reset password user manager Mikrotik? Sebenarnya tidak perlu di reset password user manager nya, kita tinggal lihat saja user dan pass nya melalui Terminal Winbox Mikrotik. Namun harus dipastikan dulu Anda bisa login ke Mikrotik yang diinstall user manager. 

Cara Mudah Mengatasi Lupa User name dan Password User Manager Mikrotik

1. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox Mikrotik. Jika belum punya silakan Download Winbox Mikrotik

2. Buka Terminal, masukkan perintah berikut :
tool user-manager customer print


3. Hasilnya akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Login = username user manager, password = password user manager.

4. Untuk melakukan reset password user manager Mikrotik (edit password) bisa menggunakan perintah berikut :
tool user-manager customer edit namauser password


Silakan ganti nama user yang di warnai merah dengan username Anda. Contohnya seperti gambar di atas.

5. Tampilan terminal akan berubah menjadi sebagai berikut :

Silakan ganti password nya, jika sudah save dengan menekan tombol ctrl + o.

6. Sekarang password user manager nya sudah di reset / edit sesuai keinginan Anda. Silakan dicoba untuk login ke User manager Mikrotik.

Jadi jika Anda tidak bisa login user manager mikrotik, anda bisa coba cara melihat username dan password atau cara ganti password user manager Mikrotik seperti yang saya tulis di atas.
Oke, selamat mencoba :)


 

Copyright @ 2015